Jumat, 13 Juni 2014

BUKU REKOMENDASI PERSIAPAN

assalamu'alaikum wr wb
bagaiman kabarnya?, khair? : ) 
semoga Allah senantiasa memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita...
pagi yang indah..
hari ini bertepatan pada yaumul bidh bulan sya'ban..

My Story


beberapa tahun yang lalu, disebuah kegiatan keagamaan kampus. kami bekerjasama dengan toko buku Riyad untuk menjualkan beberapa buku pilihan yang cocok buat anak kampus. ada satu buku yang menarik menurut saya. saya ambil, saya baca cover belakangnya. tiba-tiba ada sahabat saya yang meceletuk "cie.. cie.. " sambil menyenggol bahu saya. saya salting dengan pipi tomat "gak, saya mau lihat aja". "kan ane bilang cie aja, wah sudah siap-sia ni ye..". "gak ko" . " masa sih.. uhuk-uhuk", yang ini batuk beneran, ketelen permen..., kasihan. seseorang yang dari tadi asik menutupi wajahnya dengan buku, meletakkan buku nya, memperbaiki letak kacamatanya dan menatap tajam kami berdua# diiringi nada menegangkan. "hehe.. maaf ka, kami berisik ya", sambil menyenggol bahu sahabat saya yang terengeh karena permennya sudah tak bisa diselamatkan. matanya melembut, senyumnya mengembang. "gak, bukan begitu kakak gak merasa terganggu dengan keramaian kalian, kakak cuma ingin menjelaskan suatu hal. yang namanya kita seorang wanita yang nantinya akan menikah sewajarnya lah sudah mempersiapkan bekal-bekal pengetahuan, karena tidaklah mudah menjadi Istri sekaligus menjadi Ibu. sebagai seorang muslimah, sewajarnya kita harus mendukung penuh kawan kita yang membaca perihal persiapan-persiapan seperti itu, bukan malah di ledek. bagi yang membacanya pun harus tidak minder, untuk apa malu.. ". sini kakak lihat bukunya" Ci-ri-ci-ri le-la-ki so-le-hah", sambil melafalkan judulnya. "soleh kakak, soleh. bukan solehah", koreksi kami berdua. "o, iya Soleh. hehe... bukunya bagus tapi yang lebih bagus lagi yang ini lo ukhty yanti", seraya menyerahkan buku rekomendasi beliau. "Wa-ni-ta Sho-leh". "Sholehah"sahut mereka serempak.. "he.. iye, becanda aje.. " nyengir kuda.
"mau tau alasannya kenapa, b'coz laki-laki yang sholeh untuk wanita yang sholeh juga, ya kan?"."ia ka, saya pernah baca di dalam terjemahan Al-Qur'an" sahut sahabat saya, dan saya hanya mengangguk. "jadi kesimpulannya, kalau mau baca, baca ini dulu". "sip ka, saya pengen baca buku ini"sambil merebut buku itu dari tangan saya. "ee..gak bisa, saya duluan yang megang. saya mau beli buku ini". "ok, kamu beli saya minjam ke anti nanti setelah anti khatam membacanya", hehe.. pikiran hemat "anti ini, gimana kalau anti beli buku Lelaki Sholehah, eh salah soleh biar bisa saling pinjam"sahut saya.
 "uhuk.. uhuk". "kenapa kak, ketelen permen juga", canda saya, hehe.. "gak, kakak cuma mau bilang kalau mau pinjam buku kakak, bisa gantian, kakak sudah punya keduanya"."Alhamdulillah, jatah beli buku bulanan ketabung bulan ini. ok ka". "cie cie kakak, kakak sudah siap2 ni ye" celetuk sahabat saya. "iya dong" dengan nada PD dan semangat. obrolan ini kami tutup dengan terkekeh.. dan tak lupa ditutup dengan Istigfrar 3x dan Hamdalah... 

Wassalam THE END tapi persiapannya tetetap berjalan... 

***


  • Ciri-Ciri Wanita sholehah :


1. Menjaga Sholatnya dan akhlaknya,

2. Menutup auratnya dengan benar dan tak berpakaian sempit(ketat),

3. Menjaga kehormatannya,

4. Pemalu (malu berbuat buruk),

5. Menjaga mulutnya dari Ghibah (bergosip) & fitnah,

6. Tidak banyak bicara,

7. Jarang keluar rumah kecuali darurat.


  • Ciri-Ciri laki-laki Sholeh :


1. Menjaga Shalatnya, dan sering jama'ah dimasjid,

2. Tidak beperangai kasar(tidak suka berbicara kotor,kasar, sangat sopan dan santun),

3. Bertanggung jawab,

4. Mengerti ilmu agama,

5. Tidak suka berkhianat(setia),

6. Mencintai keluarganya.

AL-Qur'an dan HAdits yang terkait...

Wanita yang baik adalah wanita yang ahli ibadah seperti menunaikan sholat 5 waktu, mengamalkan yang wajib dan sunnah, dan meninggalkan larangan Alloh dan Rosul Nya baik yang haram dan yang makruh. Seperti dalam Firman Nya "Sebab itu maka wanita yang sholehah ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara ( mereka ) ( QS.Ann Nisa(4):34 ).

Hushain bin Mihshan berkata: “Bibiku berkisah padaku, ia berkata: “Aku pernah mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena suatu kebutuhan, beliaupun bertanya:”Wahai wanita, apakah engkau telah bersuami?” “Iya,” jawabku. “Bagaimana engkau terhadap suamimu?” tanya beliau. “Aku tidak mengurang-ngurangi dalam mentaatinya dan berkhidmat padanya, kecuali apa yang aku tidak mampu menunaikannya,” jawabku.”Lihatlah di mana keberadaanmu terhadap suamimu, karena dia adalah surga dan nerakamu,” sabda beliau. (HR. Ibnu Abi Syaibah dan selainnya, dishahihkan sanadnya oleh Asy-Syaikh Al- Albani rahimahullah dalam Adabuz Zifaf, hal. 179)

“Laki-laki adalah pemimpin atas perempuan-perempuan karena Allah telah melebihkan sebagian mereka [laki-laki] atas sebagian yang lain [perempuan] dan dengan sebab sesuatu yang telah mereka [laki-laki] nafkahkan dari harta-hartanya. Maka perempuan-perempuan yang shaleh ialah yang taat lagi memelihara diri dibalik belakang suaminya sebagaimana Allah telah memelihara dirinya.” [QS. 4:34]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)

“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.” (an-Nuur: 2-3).

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (al-Israa’: 32)

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,” (al-Furqaan: 68-69).

“Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (al-Mumtahanah: 12).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah SAW. bersabda, “Tiga jenis orang yang Allah tidak mengajak berbicara pada hari kiamat, tidak mensucikan mereka, tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih: Orang yang berzina, penguasa yang pendusta, dan orang miskin yang sombong,” (HR Muslim no.107).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rauslullah SAW. bersabda, “Tidaklah berzina seorang pezina saat berzina sedang ia dalam keadaan mukmin,”

Masih diriwayatkan darinya dari Nabi SAW. beliau bersabda, “Jika seorang hamba berzina maka keluarlah darinya keimanan dan jadilah ia seperti awan mendung. Jika ia meninggalkan zina maka kembalilah keimanan itu kepadanya,” (Shahih, HR Abu Dawud no.4690).


Diriwayatkan dari al-Miqdad bin al-Aswad r.a, ia berkata, Rasulullah SAW. bersabda kepada para sahabatnya, “Bagaimana pandangan kalian tentang zina?” Mereka berkata, “Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkannya maka ia haram sampai hari kiamat.” Beliau bersabda, “Sekiranya seorang laki-laki berzina dengan sepuluh orang wanita itu lebih ringan daripada ia berzina dengan isteri tetangganya,”(Shahih, HR Bukhari dalam Adabul Mufrad no.103)

Sabda Rasulullah SAW :
“Seorang wanita biasanya dinikahi karena empat hal,yaitu karena hartanya, karena nasabnya (keturunannya),karena kecantikannya dank arena agamanya. Maka utamakan memilih istri (wanita) karena agamanya. Kamu akan merugi (bila tidak memilih karena agamanya).” (HR. Bukhari,Muslim dan Abu Dawud)

Setiap orang yang berkeluarga pasti menginginkan kehidupan yang bahagia. Maka sebagai umat islam,kita harus memakai cara pandang dan petunjuk Allah dan Rasulullah SAW dalam membangun mahligai rumah tangga tersebut.
Bagi laki-laki agar rumah tangganya bahagia, yang harus dilakukan degan cermat adalah saat mencari pasangan hidupnya (istri). Bila ia berhasil mendapatkan wanita shalihah sejati, Insya Allah keluarganya akan bahagia.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan laki-laki bila hendak memilik istri, antara lain :

1. Utamakan Yang baik Kualitas Agamanya
Faktor pertama ini adalah factor yang paling dominan dan menentukan. Karena Islam merupakan agama fitrah dan moral yang mulia,maka suatu pernikahan harus berasaskan tuntunan sifat-sifat mulia,nilai-nilai luhur dan etika yang baik.

Rasulullah SAW menilai bahwa wanita shalihah merupakan karunia terbesar bagi laki-laki,sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra. :
“Empat perkara,yang apabila dianugerahkan kepada seseorang,maka berarti dia mendapatkan kebaikan didunia dan diakhirat yaitu hati yang pandai bersyukur,lisan yang sering berdzikir,tubuh yang bersabar atas musibah,dan istri yang tidak menganiaya suaminya (bisa menjaga diri dan harta sumaminya).” (HR. Thabrani)

Kemudian Rasulullah SAW menjelaskan secara rinci dari sifat wanita shalihah,sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Umamah ra. :
“Setelah takwa kepada Allah Azza wa jalla,seorang mukmin tidak mendapatkan faedah sesuatu yang lebih baik daripada mempunyai istri yang shalehah yang bila diperintah mentaatinya,bila dipandang menyenangkan,bila disumpah (yakni perjanjian awal pernikahan) dia menepatinya,dan bila ditinggal (pergi) menjaga diri dan harta suaminya.” (HR. Ibnu Majah)

2. Haram menikahi Wanita Musyrik/Kafir
Menikahi orang kafit dan musyrik diharamkan dalam islam, sebagaimana disinyalir dalam firman-Nya.
“Dan janganlah kamu nikahi perempuan-perempuan musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik daripada perempuan musyrik,walaupun dia menarik hatimu.” (QS. Al Baqarah : 22)

Kerena itu,kita tidak boleh menyambung tali perkawinan antara dua hati dan dua akidah yang bertentangan. Sebab nilai akhir dari pernikahan bukanlah sekedar pelampiasan seksual,melainkan adanya kesamaan arah dalam mengarungi bahtera hidup. Itulah rahasia Islam,kenapa mengharamkan kawin dengan orang yang berbeda agama,karena tidak akan terjalin kebahagiaan rohani.

3. Utamakan Memilih Yang Bukan Kerabat
Islam mengajarkan agar dalam memilih calon pendamping dicari orang yang bukan kerabat sendiri, dengan menitikberatkan kufu’ (keseimbangan derajat) agama,moral dan nasab yang mulia. Semua itu untukmenjaga kokohnya keturunan. Sebab,pernikahan antara kerabat, dapat melumpuhkan jasamani dan otak bagi anaka turunannya. Sebagaimana dalam hadist Rasulullah SAW :
“Janganlah kalian menikahi kerabat dekat,sebba dapat (berakibat) melahirkan anak yang lemah (akal dan fisiknya).” (Hadist Syarif)

4. Utamakan Wanita Yang Subur (Berketurunan)
Islam menganjurkan agar seseorang laki-laki (calon suami) memilih perempuan (calon istri) yang subur dan mencintai,tidak punya penyakit yang menghalangi kehamilan dan sanggup menjaga tugas sebagai seorang ibu rumah tangga yang baik.
Untuk itu tidak perlu heran,ketika seorang menghadap kepada Nabi SAW seraya berkata : “Wahai Rasulullah,aku mencintai perempuan yang punya kedudukan dan kekayaan,hanya saja,dia tidak dapat melahirkan keturunan. Apakah dia harus aku nikahi?” Maka Rasulullah SAW melarangnya. Lalu datang orang kedua,menanyakan hal yang serupa, Rasulullah SAW pun melarangnya. Akhirnya,datang orang yang ketiga,dan menanyakan hal yang serupa. Maka beliaupun bersabda : “Menikahlah dengan perempuan yang subur (dari nasab yang banyak melahirkan anak) dan mencintai suami,karena aku bangga dengan banyaknya pengikut dari keturunanmu dihadapan berbagai umat kelak.” (HR. Abu Dawud, Nasa’I dan Hakim)

5. Mengutamakan Yang Masih Gadis
Islam menganjurkan dalam menentukan pilihan seorang istri,hendaklah mengutamakan perempuan-perempuan yang masih perawan daripada janda. Lebih –lebih bagi jejaka atau mereka yang belum punya keturunan.
“pilihlah perempuan yang masih perawan,karena paling sedap bibirnya (lidhnya baik bicara),banyak keturunannya, jarang sifat makarnya,lebih rela dengan kepuasan tabiatnya.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi)

semoga Kita bisa menjadi Wanita Sholehah Aamiin ya Rabbal A'lamin....


Jumat, 14 Maret 2014

MANUSIA BATU

batu, siapa yang ingin menjadi batu.. menurut saya semua orang tak ingin jadi batu tapi kadang kala manusia membunglon, walaupun tidak nampak seperti batu namun sekilas mata memandang ia seperti batu. 

akhir-akhir ini saya sangat tertarik dengan batu, bukan katanya tapi zat padatnya yang menurut saya sangat menginspirasi.. WHY??.. karena beberapa hari ini saya seperti membatu.. bukan tidak bergerak namun dari segi aktivitas hanya itu-itu saja yang saya lakukan ("jadi lu terinspirasi dari batu gitu?"# "ya gue, MASBULO?!!.", #"masalah banget tau!!, lu kan gue"#"o' iya ya, hehe.. $%$%^& {akur}). 

zona nyaman sebenarnya namun dari hati nurani saya serasa risau dan berkata "U're must go on".. sebenarnya memang kondisi fisik saya kurang fit akhir-akhir ini, (tapi gak membatu gini juga kali..), betul.. ada yang kurang.. malah mau nangis aja rasanya..(mau nangis aja, atau mau nangis banget?, aja banget2#dapat kata ini dari adik saya, kakaknya mah gak ngerti istilah2 kaya gini, gak kepo banget#eh tapi dipakai juga#he.. biar pembaca gak bosan baca dan ngikut terus tulisan saya yang kadang ngaur kadang dengkur@matisuri_lama gak ngorbit, he.. harap maklum ye, biasa.. sok sibuk).

nah, sekarang agak mendingan.. udah bisa berlangla buana.. no hp udah aktif lagi yang as (No kesayangan, no yang aktif dari SMP, setelah hp raib 2 minggu lalu). 
pelajaran yang berharga sekali, kesehatan itu sangatlah penting, walaupun sesibuk apapun kita ingatlah, segala aktivitas kita akan lancar jika badan kita sehat, makan teratur, tidur diawal waktu, olahraga, dan tak lupa bersihkan hati dari penyakit hati. 

"Allahumma 'afini fi badani . Allahumma 'afini fi sam'i. Allahumma 'afini fi bashari. Allahumma inni a'udzu bika minal kufri wal faqri. Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qabri. La ilaha illa anta."

"Ya Allah,sehatkanlah badanku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, Tiada Tuhan selain Engkau."

  Dari sahabat Abu Hurairah, Bersabda Rasulullah, "Mu'min yang kuat lebih dicintai Allah dari mu'min yang lemah, dan masing-masing memiliki kebaikan. Bersemangatlah terhadap hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa malas, dan apabila engkau ditimpa sesuatu maka katakanlah "Qodarulloh wa maa syaa'a fa'al, Telah ditakdirkan oleh Allah dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi". HR. Muslim Asy Syaikh 

HAMASAH..

Selasa, 17 Desember 2013

Cinta yang sederhana



Cinta ku sederhana
akan ku jaga
hingga Sang Pencipta memberinya
akan ku jaga hingga ku tau kau orangnya
akan ku jaga hingga Allah menyatukan Kita

Cinta ku sederhana
Cinta ku tak menuntut kau sempurna
karena cinta ku karena-Nya
yang sempurna adalah Cinta-Nya
yang menyatukan kita




Kamis, 05 Desember 2013

Assalamu'alaikum ww


(wait five minute)# bersih-bersih...

welcome.. : )

Apa kabar Ikhwafillah....
lama tak bersua..
kayanya blog ini penuh dengan semak belukar...
maklumlah...

betewe eniwey baswey...




I just wanna say a bout metamorfosis...


Pernahkah kita melihat kupu-kupu dengan sayap yang indah? Terbang melayang-layang di taman dengan gaya yang menawan. Semua kita pasti suka apalagi anak-anak dan remaja putri. Ya, siapa yang tidak suka dengan kupu-kupu di samping sayapnya yang indah dan gerak-geriknya yang menawan juga memberi manfaat bagi tanaman yang disinggahinya. Kupu-kupu membantu mempertemukan serbuk sari dengan kepala putik yang siap untuk menjadi buah.

Tapi sadarkah kita sebelum menjadi kupu-kupu, ia hanyalah seekor ulat bulu yang menjijikkan. Setiap kita menyentuh akan gatal-gatal dan kulitpun menjadi merah. Bentuknya juga tidak menarik bahkan membuat orang berupaya untuk membinasakannya. Boro-boro memberikan manfaat bagi tanaman, malah dedaunan yang disinggahinya menjadi tidak karuan karena dimakan oleh sang ulat. Dalam fikiran kita ulat memang menyebalkan dan tak pantas ada di taman di mana terdapat tanaman yang indah, hanya merusak pemandangan saja. Cuma ulat tidak tinggal diam pada masanya ulat merubah dirinya menjadi kepompong. Dalam kepompong ulat melakukan metamorfosis menjadi kupu-kupu indah, menawan dan bermafaat.

Proses metamorfosis dalam kehidupan manusia merupakan proses mengubah diri, meningkatkan kualitas menjadi Insan mulia, yang beriman dan bertaqwa. Setiap saat sebetulnya kita bisa melakukan perubahan dan perbaikan. Namun Allah maha kasih dan sayang pada ummatnya, disediakannya satu bulan penuh bagi kita untuk memperbaiki diri di mana setan dibelenggu dan amalan dilipatgandakan-Nya. Dan tentunya kita bukanlah ulat yang baru memberikan manfaat setelah menjadi kupu-kupu. Puasanya kita merupakan sarana perbaikan dan sekaligus latihan beramal. Dalam puasa kita tidaklah bertapa, tapi ladang amal yang luar biasa, dalamnya amalan sunah dinilai dengan amalan wajib, amalan wajib dilipatgandakan, bahkan pahala puasanya sendiri Allah langsung yang akan menilai dengan kehendak-Nya.

Jumat, 22 Maret 2013

Ukhwah







CERITA KU




Ukhwah  Islamiah baru ku Rasakan setelah bergabung dengan Lembaga Kamupus MIPA UNLAM, Yaitu FSI. kami yang masih awam berkumpul dan berhimpun. ikut kajian berduyun-duyun, ikut kegiatan Program Kerjadll. saat diantara kami ada yang Futur/ lagi tidak semangat ada teman-teman yang saling mengingatkan, memberikan siraman TAujih. tak banyak yang dapat ku persembahkan untuk saudari2 ku Karena Allah. semoga kita selalu diberikan keistiqomahan..









UKHUWAH ISLAMIAH

(disampaikan dalam Kajian Islam Interaktif Golden Week KMII-SRIT, 2002)
Pengertian dan Hakikat
Manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Sebagai makhluk individu ia memiliki karakter yang unik, yang berbeda satu dengan yang lain (bahkan kalaupun merupakan hasil cloning), dengan fikiran dan kehendaknya yang bebas. Dan sebagai makhluk sosial ia membutuhkan manusia lain, membutuhkan sebuah kelompok - dalam bentuknya yang minimal - yang mengakui keberadaannya, dan dalam bentuknya yang maksimal - kelompok di mana dia dapat bergantung kepadanya.
Kebutuhan untuk berkelompok ini merupakan naluri yang alamiah, sehingga kemudian muncullah ikatan-ikatan - bahkan pada manusia purba sekalipun. Kita mengenal adanya ikatan keluarga, ikatan kesukuan, dan pada manusia modern adanya ikatan profesi, ikatan negara, ikatan bangsa, hingga ikatan peradaban dan ikatan agama. Juga sering kita dengar adanya ikatan berdasarkan kesamaan species, yaitu sebagai homo erectus (manusia), atau bahkan ikatan sebagai sesama makhluk Allah.
Islam sebagai sebuah peradaban - terlebih sebagai sebuah din - juga menawarkan bahkan memerintahkan/menganjurkan adanya sebuah ikatan, yang kemudian kita kenal sebagai ukhuwah Islamiah. Dalam Wawasan Al Qur'an, Dr. Quraish Shihab menulis bahwa ukhuwah (ukhuwwah) yang biasa diartikan sebagai "persaudaraan", terambil dari akar kata yang pada mulanya berarti "memperhatikan". Makna asal ini memberi kesan bahwa persaudaraan mengharuskan adanya perhatian semua pihak yang merasa bersaudara.
Sedang makna ukhuwah Islamiah terkadang diartikan sebagai "persaudaraan antar sesama muslim", di mana kata "Islamiah" menunjuk kepada pelaku; dan terkadang juga diartikan sebagai "persaudaraan yang bersifat Islami atau yang diajarkan oleh Islam", di mana di sini kata "Islamiah" difahami sebagai kata sifat.
Dalam kajian ini, kedua makna tersebut saya gunakan sehingga ukhuwah islamiah diartikan sebagai "persaudaraan antar sesama muslim yang diajarkan oleh Islam dan bersifat Islami". Dengan definisi yang 'lengkap' ini, pertanyaan what, who dan how tentang ukhuwah Islamiah ini secara general telah terjawab.
Dalam kaitannya dengan hali ini, Allah berfirman:

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang mu'min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat." (Al Hujurat:10)
Juga di dalam sebuah hadits dari Ibnu Umar ra yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw bersabda:

Artinya: "Orang muslim itu saudara bagi orang muslim lainnya. Dia tidak menzaliminya dan tidak pula membiarkannya dizalimi."
Dari dalil naqli di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa sesama muslim dan juga sesama mu'min adalah bersaudara, di mana tentunya kesadaran terhadap hal ini akan memberikan konsekuensi berikutnya.
Kedudukan dan Peran
Penyebutan secara eksplisit adanya persaudaraan antar sesama muslim (dan mu'min) di dalam Al Qur'an dan Hadits menunjukkan bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang perlu diperhatikan oleh kaum muslimin. Dalam prakteknya, Rasulullah saw juga menganggap penting akan hal ini. Terbukti pada saat hijrah ke Madinah, Rasulullah saw segera mempersaudarakan shahabat Anshor dengan shahabat Muhajirin, seperti Ja'far bin Abi Thalib yang dipersaudarakan dengan Mu'adz bin Jabal, Abu Bakar ash Shiddiq dengan Kharijah bin Zuhari, Umar bin Khaththab dengan 'Utbah bin Malik, dst.
Dari sini kita dapat mengambil pelajaran bahwa sebuah komunitas (bisa berbentuk negara) hanya akan eksis dengan adanya kesatuan dan dukungan elemen-elemennya. Sedang kesatuan dan dukungan ini tidak akan lahir tanpa adanya rasa saling bersaudara dan mencintai. Namun persaudaraan inipun perlu didahului oleh suatu faktor pemersatu, berupa ideologi atau aqidah. Dari sini mungkin kita mulai dapat menarik kesimpulan penyebab aksi-aksi separatisme di tanah air, ataupun lemahnya kekuatan kaum muslimin dewasa ini. Dua komunitas dengan rasa kesatuan yang nyaris hilang.
Ukhuwah juga merupakan salah satu pilar kekuatan (quwwatul ukhuwwah) di samping pilar kekuatan lainnya, seperti kekuatan iman, senjata, dll.
 Ana Cinta kalian Karena Allah Saudariku...

Rabu, 20 Maret 2013

Foto Hikmah












Assalamu'alaikum Wr Wb

Kaifa Halk?. semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT.
semoga Istiqomah dalam jalan dakwah...
lama tak mengisi blog dengan tulisan sendiri. tapi tetap di Note Handphone penuh Puisi dan cerpen serta cerita hikmah sehari-hari yang diambil dari pengalaman saya tapi... ya nanti kalau sempat saya publikasikan (he.. kaya cerita artis aja lah).

kali ini yanti cuma publish foto stiker yang bernuansa hikmah. semoga manfaat :)

Rabu, 13 Maret 2013

Study Tour

Dokumentasi Study Tour HIMATIKA 2012 FMIPA UNLAM


 




@Jakarta BMKG







@Jogja Pantai Parangritis dan Borobudur




@Bandung




 


Rabu, 19 September 2012

MATEMATIKA SEDEKAH

Sedekah bukan saja sebagai ritual ibadah yang biasa dilakukan oleh kita sebagai muslim, namun sedekah bisa menjadi jalan bagi setiap permasalahan yang kita alami, mulai dari sakit, ujian, kesedihan, bahkan kesulitan ekonomi.
“Bagaimana bisa?”

Intinya sederhana, barang siapa yang memberi maka dia akan dibalas oleh Alloh dengan berlipat-lipat. Karena Alloh SWT tidak pernah menyia-nyiakan hambanya telah mendekat kepada-Nya.
“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan,..” (QS. Ali ‘Imran : 195)
Berikut konsep “matematika“ sedekah
1.        Memberi 1 dibalas 10
Misal kita memiliki Rp. 100.000, bila kita menyedekahkan sebagian dari uang tersebut maka perhitungannya matematika yang normal sebagai berikut:
100.000 – 10.000 = 90.000
Akan tetapi dengan konsep sedekah, matematikanya menjadi:
100.000 – 10.000   = 190.000
100.000 – 30.000   = 370.000
100.000 – 50.000   = 550.000
100.000 – 70.000   = 730.000
100.000 – 90.000   = 910.000
100.000 – 100.000 = 1.000.000
Kok bisa? Ya memang bisa, karena tiap-tiap uang yang kita sedekahkan akan dibalas 10x lipat dari nominal yang kita sedekahkan.
“Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).”
(QS. Al An’aam : 160)
2.        Memberi 1 dibalas 700
Misal kita memiliki Rp. 100.000, bila kita menyedekahkan sebagian dari uang tersebut maka perhitungan dengan konsep matematika sedekah sebagai berikut:
100.000 – 10.000   = 7.090.000
100.000 – 30.000   = 21.070.000
100.000 – 50.000   = 35.050.000
100.000 – 70.000   = 49.030.000
100.000 – 90.000   = 63.010.000
100.000 – 100.000 = 70.000.000
Sunggu luar biasa bukan. Ini bukan asal bicara, tapi Alloh yang sudah menjanjikan lewat firman-Nya:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” 
(QS. Al An’aam : 160)
Masih kurang janji Alloh? Ini yang lebih dahsyat
3.        Memberi 1 dibalas Infinity (Tak Terhingga)
Alloh SWT pemilik jagad raya ini, Alloh Maha Kuasa, Alloh Raja segala raja, dan Alloh Maha Pengasih dan Penyayang,
“Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.”
(QS. Al Faathir: 13)
Semua yang Alloh kehendaki pasti terjadi, “Kun Fayakun”, “Jadilah maka jadilah”. Alloh saja sanggup menundukkan siang menjadi malam, mengubah malam menjadi siang, menghidup dan mematikan seseorang, apalagi Cuma untuk menyembuhkan penyakit, melunaskan hutang, meyelesaikan masalah, itu kecil bagi Alloh SWT.

Mulai sekarang kita ber”azzam”, takkan kita biarkan kotak amal lewat begitu saja tanpa kita isi, takkan kita biarkan orang kelaparan tanpa kita beri makan, takkan kita tinggalkan anak-anak yatim tanpa kita beri kasih sayang.
Semoga Alloh SWT memberi kemudahan kita untuk selalu berbuat baik dimanapun tempat dan kondisi kita berada, Amin

Selasa, 26 Juni 2012

Mampukah Aku Menjadi Wanita Sholeha
Assalamu'alaikum wr wb



Semalam aku mendapat sms dari sahabat lama nun jauh di seberang sana
subhanallah.. isi sms itu sungguh membuat aku malu dan terharu sekaligus termotivasi
"Hari yang diberkahi, Semoga Alloh menjadikan sahabatku MUJAHIDAH TANGGUH, Secerdas Aisyah, Sesabar Fatimah, Setegar Ummu Sulaim, Selembut Khadijah, Seberani Shafiyah. Wish Alloh Always with u My Dear"
subhanallah.. sms itu mengingatkan ku kembali kepada sosok wanita-wanita sholeha tersebut, terbayang dipelupuk mataku bagaimana cerdasnya Ibunda Aisyah, bagaimana sabarnya Fatimah dalam menghadapi kehidupannya yang sangat sederhana, bagaimana Tegarnya Ummu Sulaim menghadapi suaminya, bagaimana Lembutnya Ibunda Khadijah ketika menenangkan Baginda Rasulullah saat beliau ketakutan dalam menerima wahyu, bagaimana Beraninya Ibunda shafiyah....
subhanallah....., aku? pantaskah aku mendapat julukan wanita sholeha????
cerdas?Tegar?Lembut?Berani? sudahkah sifat-sifat mulia itu melekat dalam diriku???
Ya Rabb, jika sifat-sifat itu belum ada dalam diriku, Izinkan aku , beri aku kemampuan tuk dapat memiliki sifat-sifat itu Ya Rabb.
Aku ingin menjadi wanita yang cerdas, walau mungkin aku tak kan pernah sanggup menyamai Ibunda Aisyah
Aku ingin menjadi wanita yang Sabar seperti Fatimah Az-Zahra, sabar dalam setiap keadaan
Aku ingin menjadi wanita yang Tegar seperti Ummu Sulaim, TEgar dalam menghadapi segala cobaan hidup
Aku ingin menjadi wanita yang Lembut, walau aku sadar tak kan sanggup aku menjadi selembut Ibunda Khadijah
Aku ingin menjadi wanita yang berani seperti Ibunda Shafiyah, berani mengatakan yang benar itu adalah benar dan yang bathil itu bathil.
Ya Rabb, bimbing aku, hingga ku dapat menjadi wanita sholeha penghias dunia penghuni Syurga Aamiin.
1 Tahun lalu ada seorang sahabat yang mengirimkan puisi dibawah ini untuk ku....
"MAMPUKAH AKU MENJADI WANITA SHOLEHA"
The beauty of a woman is not in the clothes she wears, the figure that she carries,or the way she combs her hair.
The beauty of a woman must be seen in her eyes,because that is the doorway to her heart, the place where love resides.
The beauty of a woman is not in a facial mole,
But true beauty in a woman is reflected in her soul.
It is the caring that she lovingly gives, the passion that she shows and the beauty of a woman.
With passing years-only grows!
Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama...
Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aishah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan...
Mengalir air mataku
Melihat pegorbanan puteri solehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan ayahnya, yang sentiasa berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga...
Ketika aku marah
Inginku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah....
Tabah jiwaku
Setabah umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga
Diterik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar....
Mampukah aku menjadi wanita solehah?
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah....
NB: semoga kita semua (para akhwat) dapat terus berusaha tuk menjadi wanita sholeha, sebagaimana yang disebutkan bahwa "sebaik-baik perhiasan dunia adalah Wanita yang Sholeha".


Selasa, 19 Juni 2012

Assalamu'alaikum Wr Wb
Salam Ukhwah

Aktivitas saya akhir-akhir ini adalah banyak membaca.. wah hampir 10 buku dan lebih dari 11 artikel atau cerpen. pokonya membaca itu seru dan mengasikkan. tipekal baca saya adalah step by step, kalau sudah rada pusing cepat-cepat berdiri sebentar. gerakkan kepala kanan, kiri, depan dan belakang. kalau sudah mendingan lanjutkan lagi bacanya. hal yang harus ada pada saat saya membaca adalah air putih. Why??.. saya juga gak tau. 1 buku bacaan sedang biasanya 2-3 gelas air putih. ada cerita menarik pada saat awal-awal saya suka dengan buku. saat itu saya suka sekali dengan perempuan yang menggunakan kacamata (etz, bukan cinta Lo ya'), terlihat smart gimana gitu. kata teman-teman penyebab mata min adalah terlalu banyak baca dan bacanya itu tiduran. wah, hal itu saya peraktekkan, dan akibatnya Ibu dan Ayah marah-marah (hiiii....). setelah itu saya urungkan niat saya untuk bisa berkaca mata (ide gokil itu akhirnya saya tanggalkan dan saya baru nyadar hal aneh itu dapat merusak mata saya, wah nyaris, duh Lola juga ya saya pada saat itu). membaca ibarat teman dalam hari-hariku. apalagi buku motivasi, wah.. saya paling semangat bacanya. tapi sekarang sedang gencar-gencarnya ngoleksi buku keakhwatan (ex : Fiqih Annisa/akhwat, panduan Wanita sholehah) dan juga buku pergerakan dakwah , Why???... dakwah adalah kewajiban kita sist and bro. kita harus terus meng up date pengetahuan kita. dakwah adalah sebuah risalah.. dan tak lupa Ridho-Nya lah yang Ingin kita raih. dalam dakwah kita dapat mentarbiah diri juga. pokonya Dakwah adalah kewajiban dan keperluan kita guys.. jaman gini gak berdakwah???!!... Rugi.
gajihnya nih ya, Syurga InsyaAllah... yukz berdakwah...